Kalteng dan Jatim Perkuat Sinergi Ekonomi Antar Daerah

26 April 2026 09:01

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja ke Kalteng. Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka memperkuat kolaborasi Kalteng dan Jatim serta memperkuat sinergi ekonomi dan misi dagang antar kedua daerah.

Jajaran pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka kunjungan kerja dan misi dagang pada Kamis 23 April 2026. Kehadiran Khofifah diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, serta para pejabat Provinsi Kalimantan Tengah lainnya.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat sinergitas dan kerja sama strategis antara Kalimantan Tengah dengan Jawa Timur yang berfokus di sektor perekonomian, pemenuhan kebutuhan pokok, dan penguatan ketahanan pangan. Provinsi Kalimantan Tengah memang memiliki keunggulan tersendiri di sektor pangan mengingat hasil produksi komoditas pangan unggulan di sektor pertanian Kalteng yang terus mengalami peningkatan.

Hal tersebut menjadi pilar utama ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan Astacita pemerintahan di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini.

Melalui pertemuan kerja dan misi dagang antara Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah dan Jawa Timur ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga terwujudnya Kalteng yang semakin bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis.
 

Baca juga: Kunjungi Disdik Jatim, HGI Jalin Kolaborasi Pengembangan Talenta Digital


Khofifah mengaku optimis atas pelaksanaan misi dagang ini sekaligus menyebut kerja sama dengan Provinsi Kalimantan Tengah ini bisa membawa dampak yang sangat positif. Pasalnya Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah ditunjang dengan Jawa Timur yang memiliki keunggulan di sektor pangan dan industri. Kerja sama keduanya bisa memberikan kelancaran dalam hal distribusi, pengendalian inflasi, dan penguatan UMKM hingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.

Tercatat nilai misi dagang antara Kalimantan Tengah dan Jawa Timur ini mencapai 2,05 triliun rupiah yang mencakup jual beli komoditas hingga komitmen investasi. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran juga menekankan pentingnya kekayaan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor tambang dan kehutanan melainkan juga mencakup potensi pariwisata. Perekonomian Kalimantan Tengah yang terbagi dalam tiga zona yakni Barat, Tengah, dan Timur ditopang oleh lima sektor utama yaitu pertanian, perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, serta pertambangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)