Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau Ekstrem, Aktivitas Ekspor di Jambi Lumpuh Total

12 September 2026 18:32

Bencana kemarau panjang dan kekeringan ekstrem yang melanda Provinsi Jambi berdampak serius terhadap sektor perdagangan. Menyusutnya debit air Sungai Batanghari secara signifikan menyebabkan aktivitas pengiriman barang ekspor dan peti kemas melalui jalur sungai lumpuh total.

Kelumpuhan lalu lintas pelayaran sungai ini berimbas langsung pada komoditas unggulan hasil pertanian dan industri asal Jambi, seperti pinang, karet, serta kayu manis. Pengiriman berbagai hasil bumi menuju negara tujuan maupun antarwilayah kini terhambat di Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi.

Dampak penurunan debit air sungai tersebut menyebabkan jadwal penyandaran kapal hingga pengiriman barang mengalami penundaan selama beberapa hari.
 



“Aturan hari ini sandar bisa mundur, bisa delay beberapa hari, terhambat. Delay juga ke pelabuhan yang dituju negara lain seperti Singapura atau bahkan ke Jakarta pun kita akan delay," ujar Koordinator Operasional Kapal, Imam Febriana, dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 12 September 2026.

Selain melumpuhkan sektor perdagangan dan transportasi sungai, kekeringan ekstrem di wilayah Provinsi Jambi tahun ini juga memicu maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana kabut asap.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X