Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik Kedua

25 March 2026 23:44

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta masyarakat untuk mengatur ulang jadwal perjalanan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi kepadatan ekstrem pada gelombang kedua puncak arus balik yang diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 28 Maret dan Minggu, 29 Maret mendatang, khususnya di jalur strategis Tol Trans-Jawa.

Guna mengurai penumpukan kendaraan di satu titik waktu, pemerintah mendorong para pemudik untuk memaksimalkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini diharapkan memberikan fleksibilitas bagi para pekerja untuk menunda kepulangan hingga melewati masa puncak, tanpa harus mengabaikan tanggung jawab kedinasan. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan insentif berupa diskon tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku pada 26-27 Maret bagi masyaratat yang melakukan perjalanan lebih awal.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere maupun diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26 dan 27 sebesar 30 persen. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan ini sehingga kita bisa mengurangi kepadatan yang kita prediksi akan terjadi pada tanggal 28 maupun 29 Maret," ucap Menhub Dudy Purwagandhi.

Di samping imbauan bagi pengendara pribadi, Menhub juga memberikan peringatan keras kepada para pengusaha angkutan logistik agar tetap mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama masa angkutan Lebaran 2026. Kepatuhan terhadap aturan operasional truk logistik dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas bagi kendaraan penumpang.

Masyarakat juga diingatkan untuk terus memantau informasi mengenai rekayasa lalu lintas dari pihak kepolisian dan Jasa Marga yang bersifat dinamis. Mengingat skema seperti one way atau contraflow dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan, kesiapan informasi menjadi hal mutlak bagi pemudik agar tidak terjebak dalam skenario rekayasa yang sedang berlangsung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)