2 January 2018 21:15
Pengamat penerbangan Chappy Hakim menilai, jika pemeliharaan pesawat dilakukan di luar negeri maka Indonesia tidak bisa menikmati pertumbuhan industri penerbangan. Karena sekitar 60 hingga 80 persen perputaran uangnya lari ke luar negeri untuk perawatan, leasing dan asuransi.