KAI Sukses Uji Coba B50

15 July 2026 20:43

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan uji coba penggunaan bahan bakar biodiesel B50 menunjukkan hasil positif. Keberhasilan tersebut mendorong KAI untuk terus mendukung pengembangan bahan bakar ramah lingkungan sebagai bagian dari percepatan transisi energi di sektor transportasi perkeretaapian.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan penggunaan B50 merupakan langkah strategis karena memanfaatkan bahan bakar berbasis nabati yang dapat diperbarui. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara terdepan dalam pengembangan biodiesel dengan kadar campuran tinggi.

"Indonesia adalah satu-satunya negara yang pertama berhasil melakukan blending di atas B20. Kalau kita lihat negara-negara luar kayak Brasil masih B10," ujar Bobby dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Rabu 15 Juli 2026. 


Selain menjadi produk dalam negeri, penggunaan B50 juga dinilai lebih efisien dibandingkan bahan bakar fosil murni. Dengan komposisi 50 persen bahan bakar nabati, ketergantungan terhadap energi fosil dapat dikurangi sekaligus memanfaatkan sumber energi yang dapat diperbarui.

"Kalau sebelumnya seluruhnya menggunakan bahan bakar fosil, sekarang 50 persennya berbasis nabati yang bersifat renewable. Artinya kita mulai beralih ke sumber daya yang bisa diperbarui," jelasnya.

Meski demikian, KAI menyebut berbagai penyempurnaan teknis masih terus dilakukan agar implementasi B50 dapat berjalan optimal. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan energi bersih sebagai bagian dari upaya mewujudkan transportasi perkeretaapian yang lebih berkelanjutan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X