Pemprov DKI dan Kemenpora Siapkan Wira Sena Youth Camp serta Indonesia Youth Summit 2026

Metro TV • 13 July 2026 14:24

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk penyelenggaraan Wira Sena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026. Kolaborasi tersebut menjadi langkah bersama dalam memperkuat pengembangan kapasitas generasi muda sekaligus menyongsong peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kedua agenda kepemudaan tersebut akan memanfaatkan sejumlah fasilitas milik Pemprov DKI, termasuk Taman Ismail Marzuki (TIM). Wira Sena Youth Camp dijadwalkan berlangsung pada 21-31 Oktober 2026 dengan melibatkan sekitar 168 peserta. Sementara Indonesia Youth Summit akan digelar pada 29-30 Oktober 2026 dan ditargetkan diikuti sekitar 5.000 peserta.

"Ini adalah bentuk kerja sama kolaborasi yang diadakan antara Kemenpora dengan Pemerintah DKI Jakarta dan acaranya akan diadakan di Taman Ismail Marzuki dan juga beberapa fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono.

 

Ia menjelaskan Wira Sena Youth Camp akan berlangsung selama 11 hari, sedangkan Indonesia Youth Summit dirancang sebagai forum yang mempertemukan ribuan pemuda dari berbagai daerah.

"Untuk acara sendiri direncanakan Wira Sena Youth Camp tanggal 21 sampai 31 Oktober, pesertanya kurang lebih 168 orang. Sedangkan untuk Indonesia Youth Summit tanggal 29-30 Oktober 2026 pesertanya kurang lebih 5.000," ujar Pramono.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut kerja sama tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028. Menurutnya, pemerintah ingin menjadikan kedua kegiatan tersebut sebagai fondasi dalam menyusun arah kebijakan kepemudaan Indonesia di masa depan.

"Alhamdulillah Bapak Presiden melihat ini sebagai investasi. Makanya kami Pemerintah Pusat bersama Pemerintah DKI melakukan kerja sama untuk penyelenggaraan Indonesia Youth Summit dan Wira Sena Youth Camp yang akan kita maksimalkan sebagai fondasi, membuka pola pikir, dan juga roadmap untuk bagaimana 100 tahun kepemudaan Indonesia," ujar Erick.

Selain melibatkan peserta dari dalam negeri, Indonesia Youth Summit juga akan menggandeng sembilan negara sebagai bagian dari proses benchmarking terhadap kebijakan kepemudaan. Pemerintah akan mempelajari praktik terbaik dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Arab Saudi.

Erick menambahkan, Kemenpora juga telah menjalin komunikasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperoleh perspektif global mengenai posisi dan pengembangan kepemudaan Indonesia.

"Program Youth Summit ini kita juga bekerja sama dengan sembilan negara supaya kita bisa benchmarking dengan negara-negara besar. Saya juga sudah mengontak UN untuk meminta benchmarking secara global mengenai kepemudaan kita, bagaimana posisi kita untuk meng-upgrade dan berinvestasi bagi masa depan kepemudaan Indonesia," tutur Erick.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X