Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Buka-bukaan Data Investasi ke Publik

16 June 2026 14:49

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan data perkembangan investasi di Indonesia secara terbuka kepada masyarakat. Langkah ini diambil guna memberikan gambaran utuh berbasis fakta mengenai kondisi ekonomi Indonesia di mata dunia.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 14 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan mendalam mengenai hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat, serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.
 

Baca juga: Danantara Rampungkan Konsolidasi, Laporan Keuangan Ditargetkan Terbit Akhir Juni

Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat fakta signifikan yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap stabilitas dan potensi Indonesia. Kepercayaan ini tercermin dari tingginya minat serta masuknya aliran modal ke berbagai sektor strategis nasional.

"Responsnya luar biasa, surprisingly sangat positif. Dan itu juga dari Bloomberg, dari dunia internasional lainnya menuis bahwa ini adalah suatu pencapaian yang di luar dugaan dari Danantara yang melakukan roadshow. Dan kita juga memaparkan tidak hanya dari segi Danantara, juga tetapi mengenai perspektif ekonomi dan mereka merespons sangat-sangat positif," ujar Rosan yang dikutip Headline News, pada Selasa 16 Juni 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut Presiden Prabowo menekankan pentingnya penyampaian informasi yang transparan kepada masyarakat. Ia menilai publik perlu memperoleh gambaran yang utuh dan berbasis fakta mengenai investasi nasional serta prospek ekonomi Indonesia ke depan.

(Anggie Meidyana)