Polisi Periksa Sopir dan Kondisi Taksi Green SM, Usut Kecelakaan Kereta di Bekasi

30 April 2026 21:38

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya masih mendalami kecelakaan di perlintasan sebidang yang melibatkan satu unit taksi online Green SM, KRL, dan Kereta Api Argo Bromo di wilayah Bekasi Timur. Investigasi difokuskan untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan yang merusak kendaraan dan menyebabkan sejumlah korban jiwa tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menyatakan bahwa proses penyelidikan kini menyasar pada empat faktor utama yang diduga menjadi pemicu kecelakaan. Keempat aspek tersebut meliputi kesalahan manusia (human error), kondisi kelaikan kendaraan, faktor kondisi jalan, serta faktor cuaca saat kejadian berlangsung.

"Nanti kita akan lihat, mulai dari cuaca saat itu seperti apa, jalannya bagaimana, kendaraannya seperti apa, terus ada enggak kelalaian dari pengendaranya, itu masih dalam kajian kita," ujar Komarudin yang dikutip dalam program Metro Hari Ini, Kamis 30 April 2026.

Hingga saat ini, pengemudi taksi online Green SM masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Komarudin menegaskan bahwa status pengemudi tersebut saat ini masih sebagai saksi. 
 

Baca juga: Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi Momentum Evaluasi Bagi Penyedia Layanan Publik

Selain memeriksa keterangan saksi, petugas juga akan melakukan uji kelayakan kendaraan untuk memastikan apakah terdapat gangguan fungsi, seperti masalah pengereman, sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah insiden ini murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi atau ada faktor teknis lainnya. 

"Belum bisa diputuskan, belum bisa disimpulkan apakah dari mobil, apakah dari sopir, ataukah ada faktor lain," tambahnya.

Polisi juga menyoroti kondisi perlintas sebidang, termasuk ketiadaan palang perlintasan di titik tersebut. Terkait temuan ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Perhubungan untuk mengevaluasi keamanan jalur tersebut.

Hasil penyelidikan menyeluruh dari Tim Traffic Accident Analysis (TAA) diharapkan dapat segera rampung dalam waktu dekat untuk memberikan gambaran pasti mengenai kronologi dan tanggung jawab hukum dalam peristiwa ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)