90 WNI Tiba di Bandara Soetta Usai Terjaring Online Scam Myanmar

22 January 2026 18:19

Ada 90 warga negara Indonesia yang terjaring operasi kejahatan online scam di Myanmar dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis, 22 Januari 2026, pagi. Para WNI tersebut merupakan pekerja migran Indonesia bermasalah yang juga repatriasi susulan yang dilakukan oleh KBRI Yangon dan KBRI Bangkok.

Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok berhasil memulangkan 90 WNI yang bekerja pada sektor online scam di Miawadi, Myanmar.

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Para  WNI tersebut kemudian didata untuk proses penanganan dan pendampingan sesuai prosedur yang berlaku sebelum kembali ke rumah
masing-masing secara mandiri.

Menurut Kasubdit kawasan Asia Tenggara, Direktorat PWNI Kemlu Rina Komaria, 90 WNI tersebut merupakan pemulangan gelombang ketiga yang terjebak sektor online scam.
 



Sebelumnya gelombang 1 dan 2 telah dilakukan pada Desember 2025. Pada gelombang ketiga ini ada sebanyak 90 WNI yang terdiri dari 25 perempuan dan 65 laki-laki.

Mereka yang saat ini dipulangkan merupakan WNI yang keluar dari perusahaan tempatnya bekerja karena adanya operasi yang dilakukan oleh otoritas setempat.

"Gelombang ketiga WNI yang terjebak di compound-compound online scam di Myawaddy, Myanmar yang merupakan wilayah konflik. Gelombang pertama dan kedua sudah kita laksanakan bulan Desember dan ini
adalah gelombang ketiga sebanyak 90 orang terdiri dari 25 perempuan dan sisanya adalah laki-laki," kata Rina dikutip dari Kasubdit Asia Tenggara Kemlu Rina Komaria dikutip dari Newsline, Metro TV, Kamis, 22 Januari 2026.

"Mereka keluar dari perusahaan karena ada operasi yang dilakukan oleh otoritas tempat untuk mengeluarkan para pekerja dari kompaun tersebut," sambungnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)