18 May 2026 22:36
Menjelang pemberangkatan menuju Tanah Suci, calon jemaah haji khusus ESQ Tours 2026 mulai mematangkan persiapan logistik. Proses penyerahan dan pemeriksaan koper jemaah dipusatkan di Menara 165, Jakarta Selatan, guna memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan tertib dan tanpa kendala teknis.
Ada hal unik dalam penyelenggaraan haji khusus tahun ini. Pihak travel turut melibatkan influencer tanah air, Aiman Ricky, yang secara resmi dipercayakan mengemban amanah sebagai salah satu petugas haji untuk mendampingi langsung para jemaah selama di Tanah Suci.
Antisipasi Keterlambatan Lewat Sistem Penyerahan Serentak
Berdasarkan laporan jurnalis Metro TV, Thiyya Iskandar, proses pengumpulan koper ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 15–17 Mei 2026. Secara total, ESQ Tours akan memberangkatkan sebanyak 817 jemaah pada musim haji kali ini.
Aiman Ricky menjelaskan bahwa manajemen sengaja mengumpulkan koper jemaah beberapa hari sebelum jadwal take-off untuk menghindari penumpukan dan kekacauan logistik yang kerap terjadi di bandara pada hari H keberangkatan.
"Hari ini merupakan hari kedua penyerahan koper. Kita melakukan penyerahan koper dilaksanakan serentak biar tidak ada keterlambatan. Biasanya yang suka jadi masalah itu koper baru diserahkan di hari keberangkatan sehingga tidak terkondisikan. Dengan sistem tiga hari ini, diharapkan para jemaah ESQ Tours agar terorganisir dengan baik," ujar Aiman Ricky dikutip dari Newsline Metro TV, Senin 18 Mei 2026.
Fasilitas 'Bag Tag' Foto Personalisasi dan Aturan Batas Bagasi
Untuk meminimalkan risiko koper tertukar akibat kemiripan bentuk dan warna, ESQ Tours menerapkan sistem identifikasi yang sangat personal. Setiap jemaah diberikan label koper khusus yang tidak hanya memuat nama dan nomor bus, tetapi juga dilengkapi dengan foto wajah jemaah yang bersangkutan.
Setelah melewati pos pemeriksaan identitas, koper-koper jemaah langsung diarahkan ke area penimbangan digital. Petugas menerapkan aturan berat bagasi secara ketat di mana batas maksimal koper besar yang diperbolehkan masuk ke dalam bagasi pesawat adalah 30 kg. Koper yang melebihi kapasitas wajib dikurangi di tempat demi mematuhi regulasi otoritas penerbangan internasional.
Penyortiran Berdasarkan Jadwal Terbang dan Kelas Program
Usai ditimbang dan dinyatakan lolos, koper-koper tersebut langsung disortir secara rapi di area aula Menara 165 berdasarkan nomor penerbangan (flight number) dan tanggal keberangkatan jemaah.
Sebagai contoh, koper untuk kloter keberangkatan 19 Mei dengan pesawat Garuda Indonesia berkode GA 980 dikelompokkan di sisi khusus, terpisah dari rombongan koper untuk keberangkatan 20 Mei dengan nomor penerbangan GA 982.
Langkah detail ini sengaja disiapkan pihak travel untuk mengakomodasi berbagai pilihan paket jemaah, mulai dari program bintang empat hingga bintang lima, yang waktu pergerakan dan zonasi hotelnya di Arab Saudi memiliki jadwal yang berbeda-beda. Melalui manajemen logistik yang matang sejak di tanah air, jemaah diharapkan dapat fokus mempersiapkan mental dan fisik untuk beribadah secara khusyuk.