Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

2 March 2026 00:09

Menyikapi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan imbauan penting. Para jemaah umrah asal Indonesia yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat diminta untuk menunda perjalanan mereka ke Tanah Suci hingga kondisi kembali kondusif.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa langkah ini diambil semata-mata sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah. Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan dan perlindungan seluruh warga negara Indonesia di tengah eskalasi konflik militer di kawasan tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sementara sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, atau sampai dengan kondisi sangat kondusif untuk keamanan dan kenyamanan seluruh warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci," ucap Dahnil.
 

Baca juga:
Ini Daftar Lengkap 17 Penerbangan Rute Timur Tengah yang Batal di Bandara Soetta

Di samping memberikan imbauan penundaan, pemerintah juga meminta seluruh jemaah umrah yang saat ini sudah berada di Arab Saudi untuk tetap tenang. Imbauan serupa juga ditujukan kepada pihak keluarga di Tanah Air agar tidak panik dalam menghadapi dinamika informasi yang beredar terkait konflik Timur Tengah.

Lebih lanjut, kekhawatiran masyarakat terkait dampak konflik ini terhadap penyelenggaraan ibadah haji 2026 juga turut ditepis oleh pemerintah. Hingga saat ini, dipastikan belum ada dampak apa pun terhadap persiapan haji yang sedang berjalan. Seluruh tahapan perencanaan, persiapan logistik, dan koordinasi pelaksanaan haji dipastikan tetap berlangsung aman sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)