Jejak Terakhir 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 September 2026 20:37

Lima jurnalis bersama tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak Senin, 7 September 2026. Tim SAR gabungan telah memperluas area pencarian guna menemukan keberadaan seluruh penumpang kapal.

Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pegadongan, Banten, pada pukul 14.00 WIB menggunakan speedboat Aru Padatu 1. Kapal tersebut membawa lima orang jurnalis, satu pemandu bernama Herianto, satu kapten kapal, dan satu anak buah kapal (ABK).

Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi pada Senin, 7 September sore. Pewarta foto Kantor Berita Antara, Muhammad Bagus Khoirunas, sempat menghubungi rekannya di Lampung pada pukul 14.33 WIB untuk menginformasikan lokasi terkini, sebelum akhirnya terputus kontak pada pukul 15.04 WIB. 

Pada pukul 18.13 WIB, pemandu kapal Herianto juga sempat mengirimkan foto kondisi Gunung Anak Krakatau dari jarak lebih dari 3 kilometer dari kawah ke grup WhatsApp. Setelah pengiriman foto tersebut, keberadaan kapal dan seluruh penumpang tidak lagi diketahui.
 


Memasuki hari ketiga operasi, tim SAR gabungan memperluas wilayah penyisiran hingga mencakup area seluas 2.109 nautical mile. Operasi pencarian berfokus di perairan sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, kawasan Krakatau, Pulau Rakata, hingga Pulau Panjang. 

Sejumlah alutsista laut dikerahkan, meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, dan rigid inflatable boat (RIB) 02 Banten, dengan melibatkan nelayan setempat untuk menyisir pesisir Banten.

Di tengah kecemasan yang mendalam, pihak keluarga terus menanti kabar di tepi Pantai Marina, Pandeglang, Banten. Perwakilan keluarga dari jurnalis Merdeka Ari Basuki, Dewi berharap kelima jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan.

"Dan saya berharap mudah-mudahan ketemu ya Ari dengan teman-teman semua. Ada katanya kan ada terakhir kabarnya di satu pulau ya, semoga itu benar gitu. Kita masih berharap, walaupun ada apa yang terburuk pun kita sudah siap, karena kan semua takdir Allah,” ujar Dewi dalam tayangan Primetime News Metro TV, Kamis, 10 September 2026.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X