1.000 Pohon Ditanam di Bantaran Sungai Seunong untuk Cegah Bencana Berulang di Aceh

31 January 2026 21:24

Kerusakan lingkungan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Pidie Jaya akibat bencana besar pada November 2025 lalu kini mulai dibenahi. Sebagai langkah mitigasi jangka panjang, upaya pemulihan difokuskan pada penguatan struktur alam melalui penanaman ribuan pohon.

Aksi penghijauan ini diinisiasi oleh Kodim 0102/Pidie bersama Forkopimda Pidie Jaya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh. Kegiatan dipusatkan di Desa Seunong, Kecamatan Meureudu.

Sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam di sepanjang bantaran sungai. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur tanah agar mampu mengurangi erosi dan menahan limpasan air saat intensitas hujan tinggi, sehingga risiko banjir serupa dapat diminimalisir di masa depan.
 

Baca juga: Pemerintah Aceh Berlakukan Status Transisi Darurat Bencana hingga April 2026

Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi menegaskan bahwa rehabilitasi ini adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk memulihkan ekosistem yang berkelanjutan.

"Kami menanam pohon dalam rangka rehabilitasi pasca banjir. Mudah-mudahan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Hari ini kami tanam sekitar 300 bibit sebagai tahap awal dari total 1.000 bibit, disusul dengan penebaran 5.000 biji durian di sekitaran sungai," ungkap Letkol Inf Abdul Hadi.

Program penghijauan ini dipastikan tidak hanya berhenti di Desa Seunong. Pihak TNI dan Pemerintah Daerah telah memetakan beberapa titik rawan lainnya yang akan menjadi target sasaran berikutnya.

Aksi kolektif ini diharapkan dapat menjadi benteng alami yang efektif untuk menahan laju air dan mencegah tanah longsor yang kerap menghantui wilayah tersebut saat musim penghujan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)