6 June 2026 18:44
Kantor berita semi resmi Iran, Fars membantah laporan media Arab Saudi yang menyebut Teheran telah menyetujui untuk memindahkan uranium yang telah diperkaya ke negara ketiga. Bantahan ini muncul di tengah berlanjutnya pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) mengenai beragam isu strategis.
Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 6 Juni 2026, berdasarkan sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran, kantor berita Fars menyatakan bahwa isu nuklir pada dasarnya belum menjadi bagian utama dalam agenda pembicaraan antara Teheran dan Washington.
Dari sumber ini, pembahasan terkait dengan program nuklir Iran baru akan dilakukan pada tahap berikutnya setelah sejumlah isu lainnya diselesaikan terlebih dahulu.