BNPB Duga Karhutla di Muaro Jambi Disengaja

13 August 2026 19:12

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, mendesak Polda Jambi untuk menindak tegas pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi. BNPB menduga kuat adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa yang menghanguskan sekitar 50 hektare lahan gambut tersebut.

Dugaan sabotase ini muncul setelah Mayjen Budi melakukan pantauan langsung di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, bersama Satgas Karhutla. Ia menilai pola lahan yang terbakar terlihat sangat terstruktur dan rapi.

"Saya lihat yang kebakaran itu tempat-tempatnya itu rapi-rapi. Sepertinya ada kesengajaan di beberapa tempat, tidak di semuanya," ujar Mayjen Budi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis, 13 Agustus 2026.
 


Lahan gambut tersebut dilaporkan telah terbakar sejak sepekan lalu. Meski titik api utama sudah berhasil dipadamkan, kepulan asap masih pekat menyelimuti lokasi. Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan upaya pendinginan dan pembasahan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan komitmennya untuk menjalankan instruksi Presiden dalam penegakan hukum karhutla. Ia menjamin proses penyelidikan akan dilakukan secara mendalam.

"Kami selaku penegak hukum akan melakukan penegakan hukum secara tegas dengan tetap mengedepankan scientific investigation terhadap kebakaran ini," tegas Irjen Krisno.

Hingga kini, Polda Jambi tercatat tengah menangani enam laporan polisi terkait karhutla di wilayah Provinsi Jambi dengan total tujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pihak kepolisian memastikan akan terus mengejar aktor-aktor lain yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan tersebut.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X