Penerbangan Ditunda, Banyak Penumpang Pilih Tidur di Kursi Bandara Soetta

7 September 2026 09:34

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan kelumpuhan masif pada sejumlah rute penerbangan. Imbas dari penundaan jadwal ini, ribuan penumpang terpaksa bermalam dan mengemper di pelataran Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu, 6 September 2026 malam.

Tidak sedikit dari para calon penumpang yang harus menunggu hingga 20 jam demi mendapatkan kepastian keberangkatan. Deretan kursi di area terminal kini beralih fungsi menjadi tempat peristirahatan darurat. Salah seorang penumpang tujuan Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Bernanda Sihombing, memilih bertahan dan tidur di kursi bandara bersama 12 anggota keluarganya.

Bernanda menjelaskan bahwa bertahan di bandara dinilai lebih efisien secara waktu apabila penerbangan mendadak dibuka kembali, sekaligus untuk menekan pengeluaran karena tidak adanya kompensasi penginapan. "Kami menghemat biaya lah. Untuk terbang aja, untuk ongkos kami aja ini udah kami susah mencari. Jadi kami bertahan di sini aja lah," ungkap Bernanda dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 7 September 2026.
 


Nasib serupa dialami Sahlan, calon penumpang dengan rute tujuan Palu, Sulawesi Tengah. Ia memilih tidak beranjak dari area terminal agar tidak repot keluar-masuk bandara, mengingat pihak maskapai belum berani memberikan estimasi waktu keberangkatan lanjutan.

"Dari pihak maskapainya nggak berani nentuin karena ya namanya musibah alam nggak ada yang tahu kapan baik. Ya saya berharapnya sih hujan, biar erupsi alamnya cepat selesai," ujar Sahlan.

Berdasarkan data operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Minggu malam, tercatat setidaknya 1.039 penerbangan terdampak langsung oleh bencana ini. Rincian pembatalan dan penundaan tersebut meliputi 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional, serta 21 penerbangan kargo. Secara keseluruhan, total penumpang yang urung terbang dan terdampak abu vulkanik di Bandara Soetta mencapai 166.351 orang.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X