Presiden Gelar Ratas Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall

Anwar Fuadi • 21 April 2026 09:47

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto, Senin, 20 April 2026, menggelar Rapat Terbatas (Ratas) Percepatan pembangunan Tanggul Laut Raksasa, atau Giant Sea Wall di pesisir pantai utara Jawa atau Pantura.

Proyek ini dinilai strategis karena bisa menyelamatkan sekitar 60 persen kawasan industri, serta melindungi lebih dari 30 juta penduduk yang tinggal di wilayah pesisir yang terdampak.

Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa yang juga Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan, proyek tanggul laut raksasa masih dalam tahap perencanaan. Pemerintah masih mengkaji berbagai hal terkait konstruksi tanggul laut raksaa tersebut.

"Ya, soal giant sea wall, masih dalam tahap perencanaan dan kita akan mendalami lagi untuk kegiatan-kegiatan yang ada kaitannya dengan konstruksi. Gitu aja," kata Didit.

Meski pemerintah belum menetapkan waktu pasti pembangunan, proyek ini diharapkan dapat direalisasikan secepatnya. 

"Oh, target pembangunan ya, dalam waktu yang belum ditentukan tapi paling tidak bisa dipercepat," tambah Didit.

Lebih lanjut Didit menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya, sekaligus aspek perlindungan lingkungan dalam konstruksi tanggul laut raksasa ini.

"Rencana dari hasil hitung masih dihitung, ya, waktunya. Karena kan berkaitan sama resources yang ada. Di Indonesia kita manfaatkan semua. Jadi salah satu yang utama adalah kita bisa memanfaatkan soal lingkungan, jadi kita absorb hal-hal yang ada kaitannya dengan waste. Demikian," tutup Didit.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)