Update Laka Maut Muratara, Kemenhub Temukan Dugaan Pemalsuan Dokumen Bus ALS

8 May 2026 17:06

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan, mengungkap kejanggalan saat meninjau lokasi kecelakaan maut bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP dengan truk pengangkut BBM yang terjadi di Jalan Lintas Sumatra Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan. Dari hasil pengecekan awal ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran terkait perizinan dan identitas kendaraan. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan masa uji berkala bus masih berlaku dan kendaraan dinyatakan laik jalan. Namun, ditemukan izin operasi yang telah berakhir sejak Desember 2025, serta kartu pengawasan yang sudah tidak berlaku. Temuan lainnya adalah nomor rangka kendaraan yang tidak sesuai dengan dokumen STNK dan juga buku KIR.

"Ada temuan menarik, ya, dari teman-teman kepolisian, untuk nomor rangka kendaraan bus ini tidak sesuai dengan dokumen dokumen yang ada, mulai STNK, buku KIR, ya, itu tidak sesuai. Ini tentu perlu pendalaman, ya, apakah ada kemungkinan itu ada pemalsuan atau penggunaan TNKB yang tidak peruntukannya. Ini perlu pendalaman," ujar Aan dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 8 Mei 2026. 



Pihaknya bersama kepolisian kini tengah mendalami dugaan penyalahgunaan identitas kendaraan tersebut. 

Sementara itu, berdasarkan data kronologi perjalanan, bus diketahui berangkat dari Pati, Jawa Tengah, pada 2 Mei pukul 15.00 WIB. Bus sempat tiba di Lampung Utara pada 4 Mei untuk berganti pengemudi cadangan.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Lubuklinggau dan tiba pada 6 Mei pukul 10.00 WIB. Sebelum akhirnya mengalami kecelakaan nahas dua jam kemudian, yakni pada pukul 12.00 WIB.

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)