Gorontalo: Presiden Prabowo Subianto kembali lanjut meninjau Kampung Nelayan Merah Putih. Setelah sebelumnya di Pulau Miangas, kali ini Prabowo singgah di Gorontalo.
Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih itu berada di Leato Selatan, Kota Gorontalo. Terdapat 835 Kepala Keluarga (KK), dengan 612 orang yang berprofesi sebagai nelayan aktif dan didukung oleh 214 unit kapal perikanan, di kampung tersebut.
Sama seperti di Miangas, Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan tersebut memiliki fasilitas cold storage, pabrik es, shelter cool box, dan juga shelter pendaratan ikan.
Prabowo turut senang melihat kelengkapan fasilitas di kampung nelayan tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah yang ingin memberdayakan seluruh nelayan di Indonesia.
"Kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik. Penghasilannya harus tambah, karena para nelayan punya peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa kita," kata Prabowo, dalam program
Breaking News Metro TV, Sabtu, 9 Mei 2026.
Prabowo memuji peran
nelayan sebagai sumber penghasil protein untuk bangsa. Profesi mereka sangat penting. Terlebih seluruh masyarakat dunia sangat memerlukan ikan.
"Dunia sekarang sangat memerlukan ikan, protein. Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan," kata Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan target pemerintah ingin meresmikan 1.386 Desa/Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia, pada Desember 2026. Dia ingin setiap wilayah punya Desa/Kampung Nelayan Merah Putih.
"Kita akan bangun setiap tahun 1.000. Seluruh Indonesia punya 12 ribu desa nelayan," ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun 1.582 kapal ikan pada tahun ini. Dia juga mendorong para nelayan agar membuat koperasi.
"Nanti akan diatur apakah 30 nelayan satu koperasi atau 30 nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar," ucapnya.