Ketua DPD Sultan Najamudin Dianugerahi Doktor HC oleh Korea Maritime and Ocean University

3 April 2026 11:59

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, menerima gelar kehormatan Doctor Honoris Causa (Dr. HC) dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU). Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi signifikan Sultan dalam mendorong kerja sama internasional berbasis kemaritiman.

Acara penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Busan, Korea Selatan, dan dipimpin langsung oleh Presiden KMOU, Prof. Dr. Ryoo Dong-Keun. Pihak universitas menilai Indonesia merupakan mitra strategis yang krusial dalam pengembangan kerja sama maritim di tingkat global.

Peran aktif Sultan Najamuddin dianggap memberikan dampak nyata pada berbagai sektor, mulai dari pengembangan daerah kepulauan hingga pemberdayaan masyarakat pesisir. Selain itu, ia dinilai memiliki peran vital dalam memperkuat diplomasi maritim internasional.
 

Baca juga: Bawa Kapal Selam Canggih, Detasemen Kapal Perang Rusia Kunjungi Indonesia-World In Minute

Dalam orasi ilmiahnya, Sultan menegaskan bahwa laut bukan sekadar bentangan air, melainkan penghubung peradaban manusia. Ia meyakini bahwa untuk memahami masa depan manusia, dunia harus kembali menempatkan laut sebagai pusat kehidupan global.

"Saya meyakini jika kita ingin memahami masa depan peradaban manusia, kita harus kembali memandang laut sebagai pusat kehidupan global," ujar Sultan dalam orasi ilmiahnya di hadapan civitas akademika KMOU.

Lebih lanjut, Sultan menekankan bahwa kerja sama internasional di sektor maritim tidak boleh hanya terpaku pada orientasi ekonomi semata. Menurutnya, terdapat dua pilar penting lainnya yang harus dijaga, yakni keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial.

Sultan juga mengapresiasi hubungan bilateral antara Indonesia dan Republik Korea yang telah bertransformasi menjadi kemitraan strategis yang konkret. Kerja sama ini kini telah berkembang jauh melampaui diplomasi formal, mencakup kolaborasi di bidang ekonomi, industri, hingga pengembangan teknologi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)