29 March 2026 12:14
Arus mudik dan balik Lebaran 2026 membawa dampak signifikan pada peningkatan pengguna transportasi publik khususnya kereta api. Di Kabupaten Garut, Jawa Barat, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Garut tercatat mengalami lonjakan cukup tinggi.
PT Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 2 Bandung mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api dari Stasiun Garut selama periode angkutan Lebaran 2026. Stasiun Garut yang menjadi salah satu simpul transportasi penting di wilayah Selatan Jawa Barat mengalami lonjakan volume penumpang dibandingkan dengan hari biasa. Pada kondisi normal, rata-rata penumpang harian mencapai 1.337 orang. Namun selama periode Lebaran hingga 27 Maret 2026, jumlah tersebut meningkat sekitar 48 persen menjadi 1.976 penumpang per hari.
“Garut pada masa angkutan Lebaran kali ini menjadi salah satu stasiun dengan pengguna jasa kereta api yang cukup banyak meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasa. Pada hari biasa tercatat sebanyak 1.337 pengguna jasa kereta api yang dilayani dari Stasiun Garut. Sementara pada masa angkutan Lebaran ini tercatat sebanyak 1.976 pengguna jasa kereta api yang rata-rata dilayani setiap harinya. Artinya ada peningkatan sebanyak 48 persen jika dibandingkan pelayanan pada hari-hari biasa.” kata Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 29 Maret 2026.
| Baca juga: Ramai Kondusif, Penumpang Arus Balik Terus Berdatangan di Stasiun Pasar Senen |