NEWSTICKER

Eropa Krisis Energi, Harga Batu Bara Dunia Naik 5%

6 September 2022 16:39

Krisis energi di Eropa memicu harga batu bara melonjak tajam lebih dari 5%. Harga minyak dunia juga sempat meningkat signifikan hampir 3%, setelah organisasi pengekspor minyak (OPEC) dan sekuturnya Opec Plus memangkas produksi sebesar 100 ribu barel per hari.
 
Harga batubara Ice Newcastle kontrak Oktober 2022 menguat 5,18% di posisi USD463 per metrik ton. Meningkatnya harga batu bara karena masalah krisis gas di Eropa. Perusahaan gas Rusia mengumumkan, akan dilakukannya perbaikan jaringan pipa gas Nord Stream satu, sehingga pasokan gas ke Eropa, akan terhenti dalam waktu yang belum ditentukan. Padahal jaringan nord stream ini berkontribusi 35% gas di Eropa.

Sementara itu, harga minyak dunia bergerak fluktuatif setelah sempat melonjak hampir tiga persen akibat kesepakatan negara Opec Plus untuk mengurangi produksi minyak 100 ribu barrel per hari mulai Oktober 2022.
 
Harga minyak jenis WTI menguat 2,36% menjadi USD88  per barel, sementara harga brent naik 0,39% menjadi USD95 per barel.

Penguatan harga komoditas ini berdampak positif pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hari ini (6/9/2022) berada di teritori positif. IHSG hari ini ditutup menguat 0,02% di level 7.233.

Sektor energi menguat paling signfikan 2,55%. Namun pelaku pasar masih memantau bagaimana dampak kenaikan harga BBM pada harga barang dan jasa di Indonesia terhadap dampaknya pada ekonomi makro secara keseluruhan.