NEWSTICKER

Sri Mulyani: Subsidi BBM Rp698 T Tidak Tepat Sasaran

26 August 2022 20:34

Dalam hitungan Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani, jumlah subsidi BBM pada tahun 2022 bisa mencapai Rp698 triliun dengan harga minyak dan kurs rupiah saat ini. Angka tersebut melebihi alokasi yang sudah disiapkan pemerintah sebesar Rp502 triliun. Dengan begitu berarti ada penambahan sebesar Rp195,6 triliun. 

Namun berdasarkan data Kementerian Keuangan RI, subsidi BBM ratusan triliun itu tidak tepat sasaran. Bahkan untuk BBM jenis Solar malah lebih besar dibunakan oleh dunia usaha.

"Nah Rp698 triliun ini siapa yang menikmati? Kalau untuk Solar yang dikonsumsi oleh sebagian dunia usaha, sebagian rumah tangga. Solar itu 89% dinikmati dunia usaha dan 11% dinikmati oleh rumah tangga. Dari rumah tangga yang memakai Solar, 95?alah rumah tangga yang mampu menggunakan Solar yang subsidinya besar tadi. Per liternya Rp8.800 subsidinya, yang menikmati rumah tangga mampu," jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers pada Jumat (26/8/2022). 

Lebih lanjut Menkeu menyebut subsidi BBM justru dinikmati oleh rumah tangga yang mampu dan dunia usaha. 

"Ini artinya, dengan ratusan triliun subsidi (BBM) yang kita berikan yang menikmati adalah kelompok yang justru paling mampu. Karena mereka yang mengkonsumsi BBM itu, entah Pertalite, Solar, atau bahkan Pertamax yang memang masih ada (subsidi)," lanjut Sri Mulyani.