28 November 2020 12:47
Thailand menandatangani perjanjian untuk mendapatkan 26 juta vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Astrazeneca dan Universitas Oxford. Penandatanganan dilakukan oleh PM Thailand, Prayuth Chan-ocha pada Jumat waktu setempat. Vaksin akan didistribukan pada pertengahan 2021.