5 November 2026 16:42
Jakarta: Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga ijazah S1 Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam persidangan kasus dugaan ijazah palsu yang turut menyeret nama Roy Suryo. Momen tersebut mengundang riuh pengunjung sidang yang bersorak dan bertepuk tangan.
Dalam proses pemeriksaan, Jokowi sempat meminta izin untuk memperlihatkan ijazahnya kepada pengunjung sidang. Ia mengatakan telah berjanji untuk menunjukkan seluruh ijazah pendidikannya.
"Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah saya dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya. Mohon, Yang Mulia," ujar Jokowi di PN Jakarta Timur dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Kamis 5 November 2026.
Hakim Ketua kemudian menyampaikan bahwa dokumen tersebut akan diperiksa terlebih dahulu di hadapan majelis hakim. Namun, Jokowi kembali menyampaikan keinginannya untuk menunjukkan ijazah kepada pengunjung sidang.
"Kalau diperkenankan, saya ingin menunjukkan kepada pengunjung juga, Yang Mulia," kata Jokowi.
Jokowi kemudian berbalik menghadap pengunjung dan mengangkat ijazah S1 UGM miliknya. Ia selanjutnya memperlihatkan dokumen ijazah lainnya secara bertahap.
Aksi tersebut disambut sorakan, tepuk tangan, dan teriakan dari sejumlah pengunjung sidang. Beberapa di antaranya terdengar meneriakkan nama Jokowi.
Suasana ruang sidang sempat riuh hingga hakim ketua meminta pengunjung untuk tenang. Jokowi kemudian kembali ke meja majelis hakim.