29 April 2026 19:08
Kabupaten Yahukimo menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan National Governance Awards kategori Top Regency in Transformative Remote Access Infrastructure. Penghargaan ini diberikan atas keberanian Pemerintah Kabupaten Yahukimo dalam melakukan ekspansi infrastruktur di wilayah pegunungan yang sangat terisolasi.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras tim yang dimulai dari keterbatasan fasilitas yang sangat ekstrem pasca-pemekaran. Didimus menceritakan bahwa sejak era Orde Baru, wilayah Yahukimo hampir tidak pernah tersentuh oleh pembangunan infrastruktur yang memadai.
Saat memulai masa jabatannya, kondisi fasilitas publik di sana masih sangat minim, sehingga ia berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh pada pemerataan akses bagi masyarakat di 51 distrik. Tantangan geografis yang curam tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran secara tepat guna, meskipun seluruh mobilisasi logistik harus mengandalkan jalur udara yang mahal.
"Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena Yahukimo ini memang benar-benar daerah yang tertinggal, terluar, dan tersulit. Sejak Orde Baru, Yahukimo itu tidak pernah disentuh. Kami mulai dari titik nol hanya dengan modal satu Pustu, dua ruang kelas SD Inpres, dan satu lapangan terbang perintis," ujar Didimus Yahuli dalam Newsline Metro TV, Rabu 29 April 2026.
| Baca juga: Pembangunan di Selatan Papua Pegunungan Segera Dibahas untuk Percepatan |