Fadhilla Syarafina • 22 January 2026 18:57
Hujan deras disertai cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Jakarta Barat kembali menyebabkan banjir parah di RW 5, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Kamis 22 Januari 2026.
Banjir merendam tiga RT di wilayah tersebut, yakni RT 1, RT 2, dan RT 3. Berdasarkan pantauan di lokasi hingga sore hari, ketinggian air rata-rata mencapai 50 hingga 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Namun, kondisi lebih parah terjadi di RT 3, di mana warga melaporkan ketinggian air mencapai 1 meter.
Warga setempat menyebutkan bahwa banjir kali ini disebabkan oleh kombinasi curah hujan tinggi sejak pagi, meluapnya Kali Angke, serta sistem drainase yang buruk.
Meski debit air cukup tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda surut, sebagian besar warga, terutama pemilik rumah bertingkat, memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.
Sementara itu, warga yang memiliki rumah satu lantai terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi atau memanfaatkan area masjid di RW 5 sebagai tempat pengungsian sementara.
Selain melumpuhkan aktivitas dan membuat jalan sulit dilalui, banjir yang membawa material kotor ini mulai berdampak pada kesehatan warga. Sejumlah warga dilaporkan mulai terserang penyakit kulit dan diare akibat buruknya sanitasi lingkungan saat banjir.
Warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera turun tangan memberikan solusi konkret dan permanen, mengingat perbaikan drainase yang dilakukan sebelumnya dinilai belum efektif menanggulangi banjir kiriman maupun lokal di wilayah tersebut.