Butuh Rp74 Triliun, Rehabilitasi Total Pascabenca Sumatra Ditargetkan Rampung pada 2027

11 February 2026 19:51

Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan rehabilitasi total pascabencana Sumatra rampung hingga 2027. Berdasarkan perhitungan sementara, dibutuhkan anggaran sebesar Rp74 triliun untuk merealisasikan target tersebut.

"Dari hitungan kami sementara waktu, penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi bisa kami kerjakan paling lambat hingga 2027 dan dibutuhkan sekitar Rp74 triliun," ujar Menteri PU Dody Hanggodo, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu, 11 Februari 2026.

Anggaran sebesar Rp74 triliun akan difokuskan untuk tanggap darurat sekitar Rp4,8 triliun dan tahap rehab-rekon sekitar Rp69,7 triliun. Sementara alokasi per provinsi adalah sebagai berikut: Aceh mendekati Rp40 triliun, Sumatra Utara (Sumut) Rp15 triliun, dan Sumatra Barat (Sumbar) sekitar Rp19 triliun.

Pada kesempatan itu, Dody juga melaporkan progres terkini penanganan pascabencana Sumatra dari sektor air baku dan air bersih. Progresnya sudah mencapai 72,7 persen per 9 Februari 2026, meningkat sekitar 20,7 persen dari data 31 Januari 2026.
 



Dari sektor konektivitas, sebanyak 2.186 ruas jalan daerah di tiga provinsi, atau sekitar 93 persennya, sudah berhasil diperbaiki dari total  2.358 ruas jalan yang terdampak. Sedangkan untuk jalan nasional, semuanya telah berhasil difungsikan kembali dari 99 ruas jalan nasional yang tercatat.

"Dari sisi jembatan daerah, dari jembatan yang terdampak sekitar 827, per 9 Februari 717 atau sekitar 87 persen telah berhasil kita fungsikan. Dari 34 jembatan nasional yang terdampak, seluruhnya di akhir Desember juga telah bisa difungsikan," tutur Dody.

Pada sektor sanitasi dan persampahan, progres penanganan pada sektor ini telah mencapai rata-rata 100 persen, meningkat 15 persen dibandingkan data akhir Januari 2026. Rinciannya, sebanyak 15 TPA yang terdampak sudah seluruhnya bisa ditangani. 

"Ada 12 IPLT yang juga terdampak dan Alhamdulillah sudah bisa kita tangani. Penanganan sekarang mencakup kegiatan bersih-bersih dan penataan sampah pada lokasi-lokasi yang terdampak," ucapnya.



Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)