16 September 2026 18:16
KRI Kerambit terus menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk mencari lima jurnalis dan tiga ABK Aruphadatu 1 yang hilang sejak Senin, 7 September 2026. Pencarian dilakukan di sejumlah titik. Termasuk perairan tenggara Pulau Sebesi hingga Pulau Rakata.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu 16 September 2026, penyisiran dilakukan di perairan tenggara Pulau Sebesi, tenggara Pulau Sebuku, Pulau Sertung, hingga Pulau Rakata.
Dalam operasi pencarian, KRI Kerambit menggunakan sejumlah teknologi pendukung. Peralatan yang digunakan antara lain radar permukaan, peta elektronik, serta Automatic Identification System (AIS).
Pengawasan juga dilakukan secara manual menggunakan teropong untuk memantau kemungkinan adanya kontak atau benda mencurigakan di sekitar area pencarian.
Baca Juga :
KRI Kerambit turut berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Setiap temuan kontak atau benda mencurigakan di perairan akan segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.
Lima orang di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang berstatus jurnalis lepas. Sementara tiga lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.