.,
26 February 2026 16:11
Haliq dan Haziq merupakan dua saudara kembar penghafal Al-Qur'an yang berasal dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 188/III Sungai Betung Mudik, Kabupaten Kerinci, Jambi. Mereka menjadi penghafal Al-Qur'an melalui program mata pelajaran tahfidz di sekolahnya sejak 3 tahun lalu.
Usia keduanya kini baru menginjak 12 tahun dan duduk di kelas 6 SD. Mereka menceritakan bahwa perjalanan sebagai penghafal Al-Qur'an telah dimulai sejak duduk di bangku kelas 3 SD.
Motivasi Haliq dan Haziq dalam menghafal Al-Qur'an sangat sederhana, yakni karena ingin menjadi kebanggaan kedua orang tua, sehingga dapat memasang mahkota di kepala keduanya kelak di surga. Perjuangan dua kembar ini menjadi penghafal Al-Qur'an tentu tak selalu lancar.
Mereka kerap mengulang berkali-kali saat setoran hafalan karena belum menguasai pelafalan tajwid dengan sempurna. Namun, hal tersebut tak mematahkan semangat mereka dan justru membuat keduanya jadi terus berjuang hingga kini telah menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an.
Guru agama di SDN 188/III, Adiarmanto, menyebut bahwa dua saudara kembar ini kerap langsung menghubunginya jika ingin setoran. “Kapan saja dia sudah hafal maka diadakan setoran, dia menghubungi saya secara pribadi, baik itu di kantor atau kadang bahkan di luar sekolah juga. Mereka ini anak-anak yang kebanyakan akan menyambung sekolah ke pesantren,” ujar Adiarmanto.