3 January 2026 12:54
Jakarta: Planetarium Jakarta yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, kembali dibuka untuk umum setelah 13 tahun tidak beroperasi. Sejak hari pertama dibuka pada 25 Desember lalu, antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama untuk menyaksikan pertunjukan di Teater Bintang yang kini tampil dengan teknologi lebih modern.
Pembukaan kembali Planetarium Jakarta menjadi hadiah akhir tahun dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bagi warga Ibu Kota. Sejumlah pengunjung tampak memadati area planetarium usai menyaksikan pertunjukan astronomi yang kini didukung 12 proyektor digital, menghadirkan visual tata surya yang lebih imersif dan edukatif.
Tak hanya pembaruan teknologi visual, Planetarium Jakarta juga menghadirkan fitur AI Assistant, yang memungkinkan pengunjung berinteraksi dan mengajukan pertanyaan seputar astronomi, mulai dari tata surya hingga jarak planet. Fitur ini menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi pengunjung pelajar dan keluarga.
Salah satu pengunjung, Inge, mengaku senang akhirnya dapat kembali mengunjungi planetarium setelah menunggu bertahun-tahun. Ia datang bersama dua anaknya dan mengaku puas dengan pengalaman menonton di Teater Bintang. Menurutnya, pertunjukan yang disajikan terasa lebih modern dan menarik dibandingkan sebelumnya.
Planetarium Jakarta juga memberikan kemudahan akses bagi pengunjung disabilitas dengan sistem prioritas. Tiket dapat dibeli secara daring maupun langsung di lokasi. Selama periode promo hingga April mendatang, harga tiket untuk umum dibanderol Rp10.000, sementara pelajar dapat masuk secara gratis dengan menunjukkan kartu pelajar.
Dengan dibukanya kembali Planetarium Jakarta, diharapkan fasilitas edukasi sains ini dapat menjadi ruang belajar sekaligus rekreasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal astronomi secara lebih dekat.
(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)