9 April 2026 16:00
Jakarta: Selat Hormuz kembali dibuka setelah tercapai gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diberlakukan. Namun sebanyak 1,8 juta barel minyak milik Pertamina masih tertahan di jalur tersebut.
Merespons hal itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah masih melakukan negosiasi untuk membebaskan kapal-kapal milik Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz. Walau demikian, Prasetyo memastikan kondisi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional tetap aman.
"Terus kita lakukan komunikasi tapi kemudian mohon tidak dikaitkan bahwa akibat proses negosiasi yang belum, nanti seolah-olah akan mengganggu stok suplai. Tidak seperti itu," ungkap Prasetyo Hadi, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 9 April 2026.
| Baca Juga: Pastikan BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Kita Pertahankan untuk Rakyat Kecil |