Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Qarrar Firhand, resmi menandai babak baru dalam karir balapnya dengan melakukan debut di ajang British Formula 4 (F4) Championship. Turun sebagai rookie bersama tim Argenti Motorsport, pembalap berusia 15 tahun ini berlaga pada putaran keenam yang berlangsung di Sirkuit Thruxton akhir pekan lalu.
Sebelumnya, Qarrar menghabiskan waktu lima tahun bersaing di kejuaraan gokart elite Eropa. Ia bahkan mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjuarai kompetisi bergengsi WSK Euro Series 2024 kategori OK di Sirkuit Cremona, Italia.
Sayangnya, transisi Qarrar ke balap single seater langsung mendapat ujian berat. Pada balapan perdananya, ia harus mengakhiri race lebih awal akibat insiden benturan keras dengan pembalap lain. Kerusakan parah pada sasis mobil memaksa Qarrar mundur dari race kedua dan ketiga demi alasan keselamatan.
Meski hasil debutnya jauh dari harapan, Qarrar tetap optimis dan menjadikan insiden tersebut sebagai pembelajaran berharga untuk menghadapi seri selanjutnya.
"Habis debut F4,
result-nya memang kurang bagus dan aku nggak senang banget. Tapi ada positifnya, aku belajar banyak banget dan mendapat lebih banyak pengalaman. Aku akan coba kerja lebih keras lagi," ungkap Qarrar dikutip dari
Metro Sport, Metro TV, Senin 3 Agustus 2026.
Guna memperbaiki catatan waktunya, Qarrar berkomitmen untuk meningkatkan intensitas latihan fisik dan simulasi balap.
"Dari segi persiapan, aku akan perbanyak sim training (simulator) dan mengemudi di lintasan nyata, serta mendorong diriku lebih keras di gym agar fisik dan hasil balapanku bisa lebih bagus lagi," ungkapnya.
Setelah menyelesaikan seri di Sirkuit Thruxton, Qarrar kini mengalihkan fokusnya untuk kembali beraksi di ajang FIA British F4 Championship 2024 pada putaran kedelapan di Sirkuit Croft dan putaran kesembilan di Sirkuit Silverstone pada September mendatang. Pada musim depan, ia dijadwalkan akan memperkuat tim Hitech untuk berkompetisi secara penuh.