23 August 2026 15:35
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Semarang (ALJIRO SMANSA) resmi menggelar Reuni Akbar Lintas Angkatan ke-76. Acara yang berlangsung dari 21 hingga 23 Agustus 2026 ini berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 3.000 alumni, mulai dari angkatan 1950 hingga 2026.
Mengusung tema "Beyond Nostalgia - From School to Nation", ribuan alumni memadati halaman SMA Negeri 1 Semarang untuk menghadiri malam puncak bertajuk Indonesia Cultural Night. Acara ini difokuskan untuk meninggalkan warisan positif bagi sekolah, masyarakat, dan generasi mendatang.
Malam kebudayaan tersebut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan spesial, seperti angklung kolintang, sendratari musikal, dan simfoni lintas angkatan.
Momen istimewa lainnya adalah penyerahan tongkat estafet kepemimpinan Ketua Umum Ikatan Alumni ALJIRO SMANSA dari Hendardji Soepandji (periode 2004–2026) kepada Koeshartanto, yang terpilih untuk mengemban tugas pada periode 2026–2031.
Hendardji berpesan agar kepengurusan baru terus memperkuat kebersamaan. "Teruslah bangun kebersamaan dan membangun kehidupan masa depan bagi semuanya, untuk bangsa dan negara. ALJIRO SMANSA for Indonesia," tegasnya.
Kontribusi Strategis dan Pemecahan Rekor LEPRID
Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum terpilih, Koeshartanto, menjelaskan bahwa reuni ini tidak sebatas ajang silaturahmi. Organisasi alumni juga telah menyelenggarakan Youth and Social Issues Summit yang menghasilkan policy brief atau rekomendasi kebijakan bagi pemerintah.
"Rekomendasi ini berkaitan dengan upaya menyiapkan bonus demografi agar betul-betul menjadi pilar menuju Indonesia Emas. Kegiatan yang berujung pada niat memberikan kontribusi bagi pemerintah inilah yang menjadi pilar dan harapan kita," ungkap Koeshartanto.
Selain perumusan kebijakan, Reuni Akbar ini dikemas dalam 13 rangkaian acara, di antaranya penanaman pohon baobab, revitalisasi gedung bersejarah sekolah, pameran UMKM, hingga Fun Walk dan Fun Run.
Mantan Wali Kota Semarang yang juga alumni ALJIRO SMANSA, Hendrar Prihadi, turut menyampaikan kebanggaannya. "Mudah-mudahan dengan 13 acara mulai dari lingkungan hidup, edukasi, hingga heritage, bisa membantu memajukan bangsa dan negara," tuturnya.
Kemeriahan Reuni Akbar ke-76 ini semakin lengkap dengan penganugerahan rekor baru dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID). Penghargaan ini diberikan atas aksi menari bersama yang diikuti oleh 3.925 alumni dari 73 angkatan dengan mengenakan busana etnik Nusantara dari Sabang hingga Merauke.
Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta. "Penggunaan busana etnik ini memiliki makna mendalam yang menggambarkan keberagaman alumni SMAN 1 Semarang yang kini telah tersebar di berbagai profesi dan daerah," pungkas Paulus.