16 December 2022 19:44
Kuasa Hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menilai keterangan hasil uji balistik yang mengungkap adanya proyektil senjata api (senpi) HS dan Glock dalam tubuh Brigadir J terkesan ngambang.
"Kami sempat menanyakan kepada ahli balistik, mengenai hal tersebut katanya tidak bisa diidentifikasi karena serpihan (proyektil) nya terlalu kecil. Jadi menurut kami, keterangan dari ahli balistik (pada saat persidangan) memang keterangan yang kalau kami nilai (terkesan) ngambang," jelas Kuasa Hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy.
Ronny juga menilai senpi yang digunakan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Yoshua tidak ditemukan atau bahkan disembunyikan. Sehingga, serpihan proyektil yang berada di dalam tubuh Yosua tidak bisa diidentifikasi dan tidak identik dengan senpi yang digunakan Richard Eliezer.
"Kenapa tidak identik serpihan (proyektil) tersebut dengan pistol Richard Eliezer karena menurut kami memang senjata itu tidak ketemu atau disembunyikan senjata dari Ferdy Sambo," ucapnya
Ronny juga menegaskan bahwa serpihan senpi yang berada di dalam kepala Yosua bukan berasal dari senpi milik Richard Eliezer.
"Tetapi perlu kami tegaskan bahwa (proyektil) yang ada di kepala (Brigadir J) itu bukan punya Richard Eliezer," tegas Ronny.