NEWSTICKER

Fact Check: Menumpang Lift Barang, 7 Nyawa Melayang

N/A • 7 July 2023 14:09

Kecelakaan lift memang menakutkan dan mengkhawatirkan untuk masyarakat. Karena lift sudah menjadi alat transportasi vertikal yang sehari-hari digunakan di manapun kita berada, baik itu di kantor, mal, tempat hiburan, sekolah, rumah sakit dan lain-lain. Berikut fakta-fakta di balik kecelakaan lift di sekolah Az-Zahra Kota Bandar Lampung.

Pertama, kecelakaan lift terjadi di sebuah sekolah bernama Az-Zahra di Kota Bandar Lampung. Saat itu, sedang berlangsung proses renovasi lapangan futsal di lantai lima. Proses ini dilakukan untuk menambah fasilitas di masa libur sekolah. Sehingga pada hari kejadian hanya terdapat petugas sekolah dan pekerja yang berada di gedung tersebut. 

Kedua, kejadian ini terjadi pada lift barang. Di tempat itu sebetulnya terdapat tiga akses untuk keluar masuk ke lantai tersebut, salah satunya adalah lift barang. Artinya, hanya boleh digunakan untuk barang atau bukan penumpang. Luas lift barang menurut kepolisian, kurang dari 1,5 meter persegi. Lift barang ini memang tidak dirancang untuk digunakan oleh orang. Dengan demikian, kapasitas berat yang bisa diangkut pun lebih kecil. 

Keempat, pada kecelakaan tersebut terdapat tujuh korban tewas dan dua luka berat. Di mana semua korban adalah pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proses renovasi di sekolah Az Zahra. Sembilan pekerja bangunan itu, diketahui menggunakan lift barang untuk turun ke lantai dasar. Dugaan kuat, jatuhnya lift barang ini disebabkan oleh overkapasitas. Jumlah penumpang terlalu berat sehingga lift tidak kuat menahan beban yang sedemikian besar.

Kelima, diketahui pihak sekolah tidak langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Pihak polisi justru tahu dari laporan masyarakat dan rumah sakit yang diketahui menerima korban kecelakaan lift tersebut. Pihak sekolah beralasan, kepala sekolah sedang syok, sehingga memang belum sempat melaporkan kejadian ini.

Kasus ini pun mengundang perhatian oleh sejumlah pejabat publik. Disnaker Kota Lampung dan Anggota DPRD menaruh perhatian serius dan meminta adanya penyelidikan mendalam khususnya mengenai kondisi lift. Apabila ditemukan adanya unsur kelalaian, baik dalam pengawasan pekerja dan perawatan lift, maka akan ada konsekuensi yang diberikan secara ketenagakerjaan.

Hingga saat ini polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi. Diperkirakan jumlah saksi akan terus bertambah seiring proses pendalaman pada kasus ini.

Kecelakan lift yang terjadi di sekolah Az-Zahra Kota Bandar Lampung menambah deretan kasus kecelakaan yang menyangkut lift dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah kejadian kecelakan lift, terjadi tidak hanya di sekolah, tetapi juga di kantor pemerintahan, mal dan juga bandara.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari kecelakaan lift. Pertama, tidak memaksa masuk lift apabila sudah terlihat penuh. Kedua, bisa menghindari menggunakan lift apabila berada di dalam sebuah gedung yang tua dan tidak terawat. Ketiga, naik lift penumpang atau pengunjung, bukan lift barang. Selanjutnya, tidak menghentikan pintu lift yang tertutup. Terakhir, mendahulukan orang yang keluar dari lift sebelum anda masuk ke dalam lift.

Lift sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Adanya lift mempermudah dan mempersingkat waktu mencapai tujuan. Namun, perilaku sederhana yang tertib dapat menghindarkan para penumpang dari kecelakaan. Bagi penyedia jasa lift, perawatan dan pemeliharaan lift menjadi wajib. Sebab, apabila fasilitas lift membuat celaka, maka kerugian akibat kecelakaan itu pun jauh lebih besar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(M. Khadafi)