NEWSTICKER

Soal Dana Teroris, ACT Ingin Merenung

7 July 2022 08:23

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar, enggan menjawab temuan-temuan PPATK salah satunya soal dugaan aliran dana untuk kelompok teroris. ACT minta waktu untuk merenung seraya kaget dengan langkah pemerintah memblokir rekening mereka termasuk melarang pemungutan uang dan barang. 

Setelah PPATK memblokir puluhan rekening ACT dan mengungkap temuan penting soal aliran dana mencurigakan untuk kelompok teroris, pihak ACT langsung melakukan jumpa pers di Jakarta.

Dalam jumpa pers yang digelar di kantor ACT di Jakarta Selatan, Presiden ACT minta waktu ke publik untuk menjelaskan berbagai temuan PPATK soal aliran dana yang mencurigakan. 

Ibnu Khajar mengaku tidak mengetahui soal aliran dana mencurigakan yang diduga untuk kelompok teroris. Selain itu, ACT juga kaget pemerintah melarang mereka untuk melakukan pemungutan uang dan barang. 

Tag