11 May 2020 10:44
Jumlah penyandang difabel di seluruh dunia diperkirakan melampaui 1 miliar orang, atau 15?ri populasi penduduk dunia. Para lansia, pasien sakit kronis atau penyandang difabel, seperti orang dengan gangguan fungsi pernapasan, termasuk dalam kelompok berisiko tinggi yang berpotensi menderita sakit parah atau bahkan meninggal jika terinfeksi Covid-19. Untuk memastikan bahwa para penyandang difabel tidak ketinggalan informasi yang dapat menyelamatkan nyawa, salah satu metode komunikasi yang harus diadopsi adalah menggunakan penerjemah bahasa isyarat yang berkualitas saat memposting pernyataan melalui video. Saat ini, banyak orang memanfaatkan waktu kosong di rumah untuk belajar bahasa isyarat melalui media sosial atau kursus online. Mereka berharap metode komunikasi baru ini dapat membantu para penyandang difabel mendapatkan informasi tentang cara mencegah penularan virus dan bertahan hidup selama melakukan isolasi mandiri.