9,6 Ton Dry Ice Disebar dari Udara untuk Redam Asap Karhutla di Sumsel

21 October 2026 22:17

Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan dengan menyebarkan dry ice (es kering) melalui udara. Langkah inovatif ini dilakukan guna memecah gumpalan asap karhutla agar tidak mencemari kawasan pemukiman warga.

Hingga minggu ini, total penyemaian dry ice di udara wilayah Palembang telah mencapai 9,6 ton. Operasi penyemaian difokuskan pada wilayah timur hingga tenggara Kota Palembang. Operasi ini dilakukan mengingat sejumlah titik kebakaran masih terjadi dengan arah angin yang membawa racun asap menuju pusat kota.

“Sampai dengan datangnya musim hujan terus kita lakukan penyemaian dry ice untuk kenyamanan aktivitas masyarakat di Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang.” kata Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.
 



Penyemaian dry ice ditujukan untuk memecah kantong-kantong asap karhutla yang terperangkap di ketinggian 6.000 hingga 7.000 kaki agar asap tidak menumpuk di kawasan pemukiman.

Pemadaman Udara Difokuskan di Kabupaten OKI


Di samping teknologi modifikasi cuaca dari udara, upaya pemadaman langsung menggunakan helikopter water bombing juga terus berjalan. Petugas memfokuskan pemadaman di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengingat wilayah kabupaten tersebut merupakan area terluas.

“Tapi operasi pemadaman terus jalan, ini helikopter bentar lagi juga akan terbang, sudah persiapan untuk water bombing. Tapi kita fokus di OKI karena OKI wilayah terluas,” ucap Herman.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X