3 September 2026 00:28
PT Freeport Indonesia (PTFI) bergerak cepat merespons bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp2,5 miliar. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta penggalangan dana karyawan melalui gerakan PTFI Peduli NTT.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, memimpin langsung proses penyaluran bantuan tersebut dengan membawa logistik seberat 1,5 ton menggunakan pesawat. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Gubernur NTT, Melki Laka Lena, di Kantor Gubernur, Kupang, pada Selasa, 1 September 2026.
Logistik bantuan ini selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak paling parah, meliputi Kecamatan Boleng, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, hingga Kabupaten Manggarai Timur.
"Kami memutuskan bahwa kita harus datang ke sini. Kebetulan ada pesawat yang bisa kita gunakan untuk membawa barang yang cukup banyak. Kehadiran saya secara langsung murni untuk membantu, ini adalah panggilan kemanusiaan," ungkap Tony Wenas.
Terjunkan Tim Medis dan Bangun Fasilitas Publik
Selain logistik material, PTFI juga mengerahkan enam personel Tim Tanggap Darurat yang terdiri dari dua dokter, satu paramedis, dan tiga anggota penyelamat (rescuer) ke wilayah Kabupaten Manggarai Timur.
Selama periode operasi pada 22 hingga 29 Agustus 2026, tim medis PTFI telah memberikan layanan kesehatan kepada sekitar 500 pasien, melakukan evakuasi, serta menggelar sesi trauma healing bagi anak-anak di tenda pengungsian.
Untuk mengoptimalkan tahap pemulihan pascabencana, PTFI menggandeng lembaga Human Initiative, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dompet Kemanusiaan Kompas. Fokus pemulihan diarahkan pada pemenuhan gizi, penyediaan air bersih dan sanitasi, serta pembangunan lima unit hunian sementara (huntara) dan perbaikan empat gedung Sekolah Dasar (SD).
Bantuan masif ini disambut baik oleh pemerintah daerah setempat. Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.
"Kehadiran PT Freeport Indonesia merupakan berkat dan dukungan luar biasa, sehingga kami mendapat vitamin baru untuk lebih tegar dan kuat. Hanya doa dan ucapan terima kasih yang bisa kami persembahkan," tutur Edistasius.