Magelang: Sejumlah persiapan terus dimatangkan pada dua hari jelang Hari Raya Waisak. Salah satunya tampak di kantor New Armada Magelang, Jawa Tengah. Sejumlah aktivitas persiapan dilakukan, misalnya, menghias kendaraan serta sarana puja yang akan digunakan saat kirab Hari Raya Waisak.
Persiapan dilakukan dengan menghias kendaraan menjadi bentuk kapal yang akan membawa relik sang Buddha. Relik tersebut didatangkan langsung dari daerah Malang, Jawa Timur.
Selain itu, persiapan juga dilakukan dengan menghias tandu dengan hasil bumi. Mengingat beratnya sarana puja yang akan dikirab, maka akan ada pula alat bantu berupa gerobak dorong yang akan dimanfaatkan untuk membantu para peserta kirab.
Jumlah personel yang dipersiapkan akan mencapai 500 orang. Mereka akan diberikan kostum sesuai dengan nuansa warna dari prosesi kirab tahun ini.
"Kami mempersiapkan persembahan untuk acara Waisak. Salah satunya seperti ini, mempersiapkan sarana puja. Sarana puja itu kita membuat enam sayur, enam buah sama enam sayur, di antaranya ada padi, kacang, buah-buahan, pir, apel, dan sebagainya," kata Koordinator Prosesi Waisak
WALUBI Tanti Herman Jaya, dalam program
Metro Hari Ini Metro TV, Jumat, 29 Mei 2026.
"Nah, tahap hari ini itu baru baru kita persiapkan singkong, singkong, jagung, dan lain sebagainya yang nanti dalam hari Minggu itu dipastikan tetap barangnya enggak rusak gitu dikerjakan hari ini," kata Herman.
Selaku koordinator, Tanti Herman Jaya berharap prosesi Hari Raya Waisak bisa berjalan dengan lancar dan juga meriah. Dirinya juga bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk terus-menerus bisa mengerjakan tugas ini.
"Kita mengharapkan acara ini sukses dan kita juga merasa bersyukur kepada Sang
Buddha, karena sudah memberikan kita selama ini siklus penghidupan yang baik. Semuanya itu mengharapkan keadaan damai, jadi selalu kita ingin mengucapkan rasa syukur dengan arak-arakan yang sederhana tapi kita memang benar-benar bersyukur untuk itu," ucapnya.