MPR Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

2 April 2026 13:32

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB untuk segera menggelar sidang penyelidikan dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel. Hal ini imbas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon.

Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan pihaknya juga mengusulkan kepada pemerintah untuk menarik pasukan perdamaian dari Lebanon.

"Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia agar Indonesia menarik pasukannya dalam misi perdamaian tersebut, karena ini adalah daerah yang membahayakan bagi keselamatan TNI seperti yang terjadi di Lebanon Selatan ini," ujar Ketua MPR Ahmad Muzani, dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis, 2 April 2026.


Sementara itu, PBB mengutuk serangan zionis Israel yang mengakibatkan tiga personel United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Indonesia di Lebanon gugur. PBB menyerukan pertanggungjawaban atas tewasnya tiga prajurit ini. 

Juru Bicara PBB Stephane Dujarric dalam pernyataannya, menegaskan pihaknya mengutuk keras serangan zionis yang mengakibatkan tiga personel UNIFIL Indonesia gugur. 

"Seperti yang Anda ketahui pasukan penjaga perdamaian UNIFIL telah menjadi sasaran perilaku agresif, intimidasi, dan ancaman, dan ini harus segera dihentikan," ucap Dujarric.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)