Asa Nenek Theresia, Korban Gempa NTT di Tengah Puing Rumah yang Roboh

8 September 2026 18:42

Tiga minggu telah berlalu sejak gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Meski trauma masih membekas, sejumlah warga terdampak yang selama ini bertahan di tenda pengungsian mulai memberanikan diri kembali untuk menengok sisa-sisa tempat tinggal mereka.

Salah satunya adalah Nenek Theresia Tia (73), warga Desa Nitunglea, Kecamatan Palue. Dengan langkah tertatih, lansia sebatang kara ini berjalan di atas puing-puing bangunan yang dulunya merupakan rumah satu-satunya tempat ia berteduh. Kini, bangunan itu nyaris rata dengan tanah akibat guncangan hebat pertengahan Agustus lalu.

Kondisi Nenek Theresia tergolong memprihatinkan. Sepanjang hidupnya, ia tidak menikah dan tidak memiliki anak. Ia hanya membesarkan keponakannya yang kini tengah merantau ke Maumere untuk mencari nafkah.
 



"Dulu saya tidak ada suami, tidak ada anak. Tapi anak-anak itu anak dari adik saya, saya yang piara. Yang perempuan sudah laku, yang laki-laki di Maumere kerja, cari kerja," tutur Theresia dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 8 September 2026,

Untuk menyambung hidup sehari-hari di tengah keterbatasan fisik, Theresia sangat bergantung pada uluran tangan para relawan serta bantuan dari pemerintah pusat dan daerah. Bantuan berupa makanan, pakaian, hingga selimut menjadi tumpuan utamanya bertahan di masa sulit ini.

Meski diliputi kesedihan, terselip harapan besar di hati Nenek Theresia. Ia sangat berharap pemerintah dapat segera membantu memperbaiki rumahnya agar ia bisa kembali tinggal dengan layak dan menjalani masa tuanya dengan normal.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X