3 July 2026 20:16
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas antrean kendaraan yang sempat terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu lalu.
Dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Jumat 3 Juli 2026, pengawasan bersama tersebut bertujuan memastikan distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi, kembali berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Evaluasi dilakukan setelah sempat terjadi gangguan distribusi pada 22 hingga 26 Juni 2026.
Dalam keterangannya, Ombudsman menyatakan stok BBM bersubsidi dipastikan masih mencukupi hingga akhir tahun. Pasokan utama di Integrated Terminal Surabaya juga dilaporkan mencukupi lima hingga enam hari dengan distribusi pipa harian yang lancar.