Kader Partai NasDem meminta klarifikasi kepada redaksi Majalah Tempo atas pemberitaan dan sampul Majalah Tempo yang dinilai merendahkan dan tidak sesuai dengan etika jurnalistik. Dalam audiensi tersebut, pihak Tempo disebut sudah menyatakan permintaan maaf.
Audiensi antara kader Partai NasDem dengan pihak redaksi Tempo digelar terkait dengan pemberitaan dan tampilan pada sampul Majalah Tempo edisi pekan ini. Kader Partai NasDem mempertanyakan apa motif yang melatarbelakangi Majalah Tempo menampilkan cover majalah yang dinilai merendahkan dan tidak sesuai dengan nilai dan etika jurnalistik.
Dalam audiensi ini, pihak redaksi Tempo disebut sudah menyatakan permintaan maaf. Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yarsa, mengakui perbedaan perspektif terhadap pemberitaan merupakan hal wajar dalam demokrasi. Pihaknya mendorong agar setiap masukan terhadap produk jurnalistik dapat diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia, yakni melalui Dewan Pers.
"Tolong disampaikan kita juga membangun komunikasi lho dengan Bang Surya. Bang Surya kalau ketemu kita akan kasih ruang wawancara panjang menjelaskan itu misalnya, karena Bang Surya itu newsmaker gitu kan. Nah kita coba kirim surat ke teman-teman di jajaran Bang Surya, kalau nggak dapet Bang Surya coba ring tim misalnya. Jadi proses jurnalistiknya seperti itu Mas," ujar Setri Yarsa.
Tuntutan Permohonan Maaf Terbuka
Pihak NasDem juga meminta komitmen dari Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam waktu 1 x 24 jam. Ketua DPW Partai NasDem Jakarta, Wibi Andrino, menjelaskan adanya perbedaan sudut pandang antara kedua belah pihak yang akhirnya diluruskan dalam pertemuan tersebut.
"POV atau perspektif Tempo mungkin dia ingin mengesankan berpihak pada NasDem. Tapi bagi kami di NasDem, apa yang ditampilkan Tempo itu adalah merendahkan harkat dan martabat daripada kader Partai NasDem. Nah ini ada dua hal yang tidak
match dan kita luruskan di situ. Dan syukur alhamdulillah Tempo mengakui itu dan bersama Partai NasDem, dan dalam waktu 1 x 24 jam yang kita mintakan kepada Tempo, Tempo akan memuat permintaan maaf atas hal yang memang dirasakan oleh Partai NasDem itu adalah sesuatu yang merendahkan," tegas Wibi Andrino.
Tempo Lakukan Refleksi Internal
Menanggapi hasil audiensi, Corsec, Human Capital & Legal PT. Tempo Inti Media, Jajang Jamaludin, menyatakan pihaknya akan melakukan refleksi terlebih dahulu sebelum memberikan pernyataan sikap lebih lanjut. "Kami mau bernapas dulu ya,
cooling down dulu biar sama-sama merefleksikan diri lah apa yang terjadi apa yang kami pelajari dari kejadian ini. Itu aja dulu ya. Tambahan pernyataan sikap penjelasan kami akan sampaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama," tutur Jajang.
Tidak hanya di Jakarta, ratusan kader Partai NasDem di berbagai wilayah Indonesia menggelar aksi protes terhadap pemberitaan Tempo yang dinilai merugikan dan melukai perasaan kader partai. Mereka keberatan terkait sampul majalah dan framing pemberitaan soal merger partai. Aksi menuntut agar Tempo menyatakan permintaan maaf tertulis dan mendesak Dewan Pers untuk memberikan sanksi tegas bagi media yang melanggar norma dan etika jurnalistik.