Presiden Prabowo Tiba di Bandara Silangit untuk Tinjau Penanganan Bencana Sumatra

31 December 2025 14:27

Presiden RI Prabowo Subianto mendarat di Bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Rabu, 31 Desember 2025. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan koordinasi dan penanganan pascabencana di wilayah Sumatra, sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Prabowo tiba mengenakan pakaian kemeja safari berwarna krem dan topi biru. Hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Ada pula Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan, serta Pangdam Bukit Barisan Mayjen Hendy Antariksa.

Prabowo kemudian berjalan menuju Helikopter TNI AU Caracal untuk meninjau jembatan bailey Sungai Garoga, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Di lokasi tersebut, Prabowo melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan jembatan. Hal ini sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.

Dalam kunjungan ini, turut mendampingi Prabowo, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanannya ke Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari 2026. Aceh Tamiang menjadi salah satu fokus utama karena merupakan wilayah yang mengalami dampak kerusakan paling parah akibat banjir dan tanah longsor, di mana fasilitas publik seperti SPBU dan jaringan listrik belum berfungsi normal.
 

Baca juga: Presiden Prabowo Sambut Tahun Baru Bersama Korban Bencana di Aceh

Fokus Utama Pemerintah dalam Pemulihan Bencana Sumatra

Pemerintah menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian bagi warga terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pembangunan 15.000 unit rumah ini diinisiasi oleh BPI Danantara melalui pendanaan BUMN. Proyek itu diproyeksikan rampung dalam waktu tiga bulan.

Hunian tersebut dirancang bukan sekadar tempat berteduh, melainkan kawasan layak huni yang dilengkapi fasilitas dasar meliputi sanitasi air bersih dan aliran listrik. Kemudian, tempat ibadah dan jaringan Wi-Fi serta fasilitas pendukung bagi anak-anak.

Tak hanya hunian bagi masyarakat terdampak, Presiden juga menargetkan pemulihan akses transportasi, serta pengaktifan kembali fasilitas publik. Untuk prioritas awal sendiri, pemulihan difokuskan pada percepatan restorasi jalan, jembatan, dan akses vital lainnya supaya distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat bisa segera berjalan normal.

Presiden Prabowo Berencana Seminggu Sekali Tengok Lokasi Bencana Sumatra

Dalam Sidang Kabinet Paripurna sebelumnya, Presiden menegaskan akan mengunjungi daerah terdampak bencana di wilayah Sumatra minimal satu kali dalam seminggu. Hingga saat ini, Presiden tercatat telah mengunjungi Aceh sebanyak tiga kali, Sumatra Utara dua kali, dan Sumatra Barat satu kali.

"Saya merencanakan minimal seminggu sekali akan saya lihat daerah itu untuk memantau perkembangan," kata Presiden Prabowo dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Pemerintah saat ini tengah bekerja keras untuk memulai tahap rehabilitasi total. Fokus utama meliputi pembangunan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal serta perbaikan infrastruktur vital seperti jembatan dan jaringan irigasi yang rusak parah.

Dengan kehadiran Presiden langsung di tengah masyarakat diharapkan proses birokrasi dan penyaluran bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)