Warga Bangka Diduga Panik Borong BBM Akibat Konflik Timur Tengah

5 March 2026 21:07

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, dipadati antrean panjang kendaraan sejak Kamis pagi, 5 Maret 2026. Fenomena panic buying ini diduga dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap dampak konflik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi mengganggu pasokan minyak global.

Terlihat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat meluap hingga ke luar area SPBU. Kondisi ini terjadi di hampir seluruh wilayah tersebut, di mana warga berbondong-bondong mengamankan ketersediaan bahan bakar karena isu keterbatasan pasokan.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya memastikan bahwa ketersediaan BBM di Pulau Bangka saat ini berada dalam kondisi yang aman, terutama dalam menghadapi masa Ramadan hingga pasca Idulfitri.
 

Baca juga: Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah Dinamika Global

"Kami pastikan bahwa stok aman dan upaya di dalam pengawasan ketersediaan suplai terhadap BBM di Pulau Bangka ini sudah kita lakukan dari beberapa minggu yang lalu," ujar Bambang.

Bambang menegaskan bahwa Pemerintah telah melakukan pemantauan terhadap distribusi energi jauh sebelum isu konflik global ini mencuat. Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing isu yang tidak benar dan tetap tenang sehingga tidak melakukan panic buying.

"Untuk itu kami memastikan dan mengimbau kepada masyarakat, ayo tenang saja," pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)