Belajar Politik Lebih Seru, Pelajar Diajak Simulasi Jadi Anggota Dewan di Remaja Bernegara

27 September 2026 01:51

Jakarta: Melalui program Remaja Bernegara, para pelajar diajak mengenal cara kerja politik dan lembaga negara dengan mencoba langsung peran sebagai anggota dewan. Simulasi ini menjadi cara untuk membawa politik lebih dekat ke dunia remaja.

Para peserta Remaja Bernegara diajak masuk ke dalam simulasi persidangan, menempati peran sebagai anggota dewan, menyampaikan pendapat, hingga mengikuti rapat paripurna. Para pelajar tidak hanya mengenal fungsi lembaga negara, tapi juga melihat bagaimana aspirasi disampaikan, pendapat dibahas, dan keputusan dibentuk.

Simulasi dipilih agar pembelajaran politik tidak sebatas teori saja. Menurut Anggota DPRD Banten Rika Kartikasari, pengalaman langsung membuat peserta lebih mudah untuk memahami sekaligus mengingat proses yang mereka jalani.
 



"Karena dengan simulasi ini mereka benar-benar merasakan, memiliki pengalaman. Jadi selain kognitif, selain ilmu pengetahuannya, dia merasakan juga secara afektif dapat, dan psikomotor juga dapat. Jadi tiga aspek dalam pendidikan sudah langsung kena," kata Rika, dalam program Top News Metro TV, Sabtu, 26 September 2026.

Keinginan untuk belajar politik lebih dekat juga membawa Trijoko datang mengikuti program ini. Pelajar asal Purbalingga ini sudah lima kali mendaftar hingga akhirnya mendapat kesempatan untuk menjadi peserta Remaja Bernegara kali ini.

Pengalaman mengikuti simulasi juga membuat Trijoko melihat peran anggota dewan dari sudut yang berbeda. Dengan Remaja Bernegara, dia merasa belajar politik jadi terasa lebih menyenangkan.

"saya sebagai generasi muda perlu belajar tentang politik lebih mendalam lagi. Supaya saya sebagai generasi muda bisa siap untuk menghadapi suatu dunia politik ke depannya," kata Trijoko.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X