Trump Klaim Kebijakannya Perkaya Eksekutif Global

22 January 2026 10:41

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi pusat perhatian saat berbicara di hadapan para pemimpin bisnis global dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Rabu, 21 Januari 2026. Dalam pidatonya, Trump secara terang-terangan mengeklaim bahwa kebijakan yang ia terapkan telah membuat para eksekutif dan bahkan rival politiknya menghasilkan banyak uang.

Pernyataan tersebut sempat disambut tawa para peserta saat Trump berseloroh tidak perlu lagi menanyakan kabar para CEO karena kekayaan mereka yang terus meningkat. Sejumlah tokoh penting dunia usaha seperti CEO Visa, Cisco, JPMorgan Chase, hingga Amazon tercatat turut hadir menyimak paparan presiden di audiens elite tersebut.

Namun, retorika mengenai pertumbuhan kekayaan korporasi ini mendapatkan sorotan tajam dari internal Partai Republik di Amerika Serikat sendiri. Para anggota partai mendesak pemerintah agar lebih fokus pada isu keterjangkauan harga dan tekanan inflasi yang saat ini mencekik warga kelas menengah.
 



Isu ekonomi mikro tersebut menjadi perhatian utama mengingat Amerika Serikat akan segera menghadapi pemilihan umum paruh waktu dalam waktu dekat. Para pemilih di Negeri Paman Sam saat ini lebih menekankan kemampuan pemerintah dalam menekan harga kebutuhan pokok yang terus meroket.

Kesenjangan antara pertumbuhan kekayaan di sektor korporasi besar dan daya beli masyarakat di tingkat bawah menjadi tantangan politik bagi pemerintahan Trump. Kondisi ini membuat narasi kesuksesan ekonomi yang dibawa ke forum internasional tersebut dipandang kontradiktif dengan realitas yang dihadapi sebagian warga Amerika.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)