Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo: Saya juga Temasuk yang Disadap

7 November 2026 16:52

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan tegas membantah isu yang menuduh dirinya terlibat dalam dugaan aksi penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Bahlil menegaskan narasi yang beredar tersebut sama sekali tidak benar dan menyebut bahwa dirinya justru turut menjadi korban penyadapan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil seusai menghadiri agenda pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Maluku di Kota Ambon. Menurut Bahlil, tuduhan liar yang menyudutkannya merupakan bentuk penyalahgunaan ruang demokrasi yang sudah kebablasan.

Selain membantah keterlibatan dalam penyadapan, Bahlil menepis kabar yang menyebutkan dirinya sempat menggelar rapat bersama para terduga pelaku sebelum penangkapan dilakukan. Ia pun meminta pihak kepolisian dan aparat penegak hukum membongkar kasus ini secara tuntas dan transparan.

"Yang pertama, menyangkut dengan proses penyadapan ke kepala negara dan beberapa ya, pejabat yang lain maupun tokoh-tokoh masyarakat kan, kita meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan tuntas, transparan, agar lebih terang benderang," ujar Bahlil dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 7 November 2026.

Bahlil juga menegaskan posisinya yang ikut dirugikan dalam kasus tersebut.

"Karena saya juga termasuk yang disadap, begitu lho. Saya juga termasuk yang disadap," tambahnya.

Mengenai narasi pertemuan menjelang penangkapan, Bahlil mengaku terkejut namanya diseret dan menegaskan bahwa kabar itu tidak berdasar.

"Yang berikut, adalah terkait dengan isu yang disampaikan 3 jam, sebelum itu ada katanya rapat dengan ketum partai, saya juga tidak tahu ketum partainya siapa. Tapi tadi pagi saya baca turun pesawat mengarah kepada saya. Jadi saya katakan bahwa itu sama sekali tidak benar, dan saya meminta agar jangan salah bicara, dan saya minta polisi, aparat penegak hukum untuk melakukan usut tuntas," tegasnya.

Menanggapi tuduhan tanpa bukti tersebut, Bahlil menyatakan siap melayangkan somasi dan membawa perkara ini ke jalur hukum bagi pihak-pihak yang mencatut namanya.

"Dan kepada beberapa orang yang telah ngomong, yang sudah menyebut nama saya, saya akan memberikan somasi dengan waktu yang tertentu, karena kalau tidak saya akan melakukan proses hukum. Karena kita demokrasi itu penting, tapi juga demokrasi yang bermartabat," pungkas Bahlil.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X